Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatu

Sejarah Bulu Tangkis

Selasa, Desember 15, 2009 / Comments (0) / by bzet



Tidak ada cabang olahraga yang memiliki banyak tanda tanya seperti bulutangkis. Sejarah awalnya, terutama dari mana cabang itu berasal, misalnya. Orang hanya mengenal nama badminton berasal dari nama sebuah rumah (kalau menurut ukuran Indonesia, sebuah istana) di kawasan Gloucestershire, sekitar 200 kilometer sebelah barat London, Inggris. Badminton House, demikian nama istana tersebut, menjadi saksi sejarah bagaimana olahraga ini mulai dikembangkan menuju bentuknya yang sekarang. Di bangunan tersebut, sang pemilik, Duke of Beaufort dan keluarganya pada abad ke-17 menjadi aktivis olahraga tersebut. Akan tetapi, Duke of Beaufort bukanlah penemu permainan itu. Badminton hanya menjadi nama karena dari situlah permainan ini mulai dikenal di kalangan atas dan kemudian menyebar. Badminton menjadi satu-satunya cabang olahraga yang namanya berasal dari nama tempat.

Yang kemudian menjadi tanda tanya adalah di Inggris ataukah di India mula-mula permainan seperti yang sekarang dilakukan? Bukti-bukti menunjukkan di Indialah mula-mula peraturan permainan olahraga ini ditulis. Ini terjadi tahun 1870-an.

Juga tanda tanya besar bagaimana nama permainan ini berubah dari battledore menjadi badminton. Nama asal permainan dua orang yang menepak bola ke depan (forehand) atau ke belakang (backhand) selama mungkin ini tadinya battledore. Asal mula permainan battledore dengan menggunakan shuttlecock (kok) sendiri juga misteri. Dulu orang menggunakan penepak dari kayu (bat). Dua orang menepak “burung” itu ke depan dan ke belakang selama mungkin. Permainan macam ini sudah dilakukan kanak-kanak dan orang dewasa lebih dari 2000 tahun lalu di India, Jepang, Siam (Thailand), Yunani dan Cina. Di kawasan terakhir ini dimainkan lebih banyak dengan dengan kaki. Di Inggris ditemukan ukiran kayu abad pertengahan yang memuat gambar anak-anak sedang menendang-nendang shuttlecock.

Pada abad ke-l6 permainan semacam itu terkenal diantara anak-anak. Pada abad berikutnya, permainan yang biasa disebut juga jeu de volant ini menjadi pengisi acara saat-saat luang di banyak negara Eropa. Kadang-kadang dimainkan oleh satu orang yang memukul-mukul atau menepak-nepak kok itu ke atas, dengan satu atau dua penepak kayu. Sebuah permainan lain yang hampir sama featherball (dengan bola dari kulit ayam yang lunak) dimainkan di Denmark, Jerman, Perancis, dan Swedia.

Permainan menggunakan kok memang mempunyai daya tarik tersendiri. Jika ditepak atau dipukul keatas maka begitu "jatuh" (menurun) kok akan melambat, memungkinkan orang mengejar dan menepaknya lagi ke atas. Yang menjadi tanda tanya, bagaimana bisa terbentuk kok seperti sekarang, ada kepala dengan salah satu ujung bulat dan di ujung lain yang datar tertancap belasan bulu sejenis unggas? Bahan-bahan untuk membuat kok memang sudah ada di alam. Bentuk kepala kok, yang bulat, sudah ada di sekitar kita, bisa ditemukan dalam buah-buahan atau batu. Pertanyaannya, bagaimana awalnya bulu-bulu itu bisa menancap ke kepala kok? Ada yang berpendapat, ketika orang sedang duduk di kursi dan di depannya meja tulis, dia melamun dan memikir sesuatu yang jauh. Tanpa disengaja dia mengambil tutup botol, yang terbuat dari gabus, dan kemudian menancap-nancapkan pena, yang ketika itu terbuat dari bulu unggas. Beberapa pena tertancapkan dan jadilah bentuk sederhana sebuah kok. Tentu ini tidak ada buktinya. Hanya kernudian memang terbentuk alat permainan seperti itu, yang sctiap kawasan berbeda bentuknya.

Apapun evolusi yang terjadi disekitar alat-alatnya, pada abad ke-19 permainan itu menyebar luas di kawasan pinggiran kota-kota Inggris. Rumah-rumah besar dengan ruangan-ruangan dan halaman luas menjadi tempat yang subur bagi permainan itu. Tidak terkecuali di Badminton House tadi. Keluarga Sommerset yang teiah tinggal di rumah itu sejak zaman Charles II kemudian mendapat anugerah gelar sebagai Duke of Beaufort. Di Badminton House itu kini masih ditemukan koleksi menarik peralatan permainan battledore dan shuftlecock-nya. Kok zaman itu dua kali lebih besar dan berat dibanding yang ada sekarang. Panjang "raket" atau battledore-nya sekitar setengah meter dengan kepala bulat. Tidak ada senar. Kayu penepak itu ditutup kertas kulit sehingga kalau seseorang memukul menimbulkan bunyi seperti orang memukul tambur. Begitulah bunyi yang terdengar jika di ruang depan (Front Hall) Badminton House sedang ada permainan battledore. Semua alat itu tersedia di istana ini dan orang yang akan main tinggal datang.

Pada tahun 1840-an dan 1850-an keluarga Duke of Beaufort Ke-7 paling sering menjadi penyelenggara permainan ini. Menurut Bernard Adams (The Badminton Story, BBC 1980) anak-anak Duke-tujuh laki-laki dan empat perempuan-inilah yang mulai memainkannya di Ruang Depan. Lama-lama mereka bosan permainan yang itu-itu saja. Mereka kemudian merentangkan tali antara pintu dan perapian dan bermain dengan menyeberangkan kok melewati tali itu. Itulah awal net. Akhir tahun 1850-an mulailah dikenal jenis baru permainan itu. Tahun 1860 itu ada seorang penjual mainan dari London-mungkin juga penyedia peralatan battledore - bernama Isaac Spratt, menulis Badminton Battledore-a new game. Tulisan di situ menggambarkan terjadi evolusi permainan itu di Badminton House.

Cerita-cerita di atas didapat dari keturunan Duke of Beaufort yang sekarang. Lain lagi dengan cerita Sir George Thomas, yang selama 70 tahun bergerak di bulutangkis, sebagai pemain dan organisator. Dia dengan jelas memberi waktu tahun 1863-68 sebagai perkiraan awal dari badminton. Ia mengatakan, pada suatu pesta hujan turun dan orang-orang berusaha mencari suatu kegembiraan baru dari permainan battledare yang biasanya. Salah seorang peserta pesta memiliki gagasan cermerlang. "Ia merentangkan tali melintas ruangan dan menyingkirkan semua mainan anak-anak dan badmiton, pada bentuknya yang paling awal, terwujud. Terbukti, hal itu sesuai dengan selera pesta itu dan kemudian menjadi hiburan yang biasa diselenggarakan di rumah itu ... dan rumah itu betapapun dipercaya sebagai asal permainan itu" kata tokoh yang kemudian menyumbangkan piala untuk diperebutkan bagi kejuaraan beregu putra, Piala Thomas. Sir Thomas lebih menyebut seorang pengunjung pesta dibanding keluarga Duke. Betapapun, kemudian keluarga Duke-lah yang memperkenalkan permainan ini ke masyarakat.

Itu versi yang menyebut Inggrislah sebagai asal permainan itu. Versi lain menyebut India sebagai asal badminton. Tertulis dalam sebuah naskah tentang peraturan Lawn Tennis, Croquet, Racquets etc yang terbit tahun 1883. Di salah satu bagian yang terdiri dari 10 halaman, pengarang menyebut badminton sebagai 'tenis lapangan yang dimainkan dengan shuttlecock dan bukan bola’. Dalam pembukaan dia menulis tentang sejarah singkat permainan itu dalam empat paragraph kecil 'badminton pertama kali dimainkan; saya percaya di India dan diperkenalkan ke Inggris oleh Duke of Beaufort pada musim panas tahun 1874'. Siapa yang menulis naskah itu tidak diketahui.

Encyclopedia Britannica edisi tahun 1911 menulis tentang badminton: “Permainan ini tampaknya muncul di Inggris sekitar tahun 1873, tetapi sebelum itu dimainkan di India, yang saat itu masih popular." Nah, keterangan itu makin menambah tanda tanya tentang asal muasal badminton. Dari India atau Inggris?

Ada keterangan, perwira-perwira Inggris yang bertugas di India memainkan permainan yang sejenis dengan badminton, tetapi lebih superior, yang dikenal dengan nama Poona. Karena sangat menyukai permainan yang cepat itu, mereka membawa pulang ke Inggris, lengkap dengan peralatannya, terutama kok-nya. Lalu beberapa perwira ini diundang Duke of Beaufort untuk memainkannnya di Badminton House. Dari situ lalu dikenalkan kemasyarakat luas. Tentara Inggris tampaknya memang yang banyak bergaul dengan badminton ini. Ketika mereka kembali ke Inggris dan pensiun mereka tetap memainkannya di kawasan permukiman tempat mereka menghabiskan masa pensiun mereka, kebanyakan di daerah pantai seperti South Sea dan Bath. Bukti tentang ini pun tidak lengkap, sehingga tidak bisa dikatakan benar-benar terjadi. Tampaknya, baik para perwira atau pegawai Inggris yang ke India maupun keluarga Duke of Beaufort dan para tamunya yang sering berkunjung ke Badminton House mempunyai andil untuk pengembangan badminton ini.

Permainan itu sendiri berkembang pesat di India dan menjadi favorit untuk di luar gedung. Demikian terkenalnya sehingga hari Minggu pun orang lupa untuk pergi ke gereja demi main badminton, yang biasa disebut 'Sunday badminton'. Badminton dimainkan di Madras, Bombay (kini Mumbay), dan Calcutta. Peraturan pertama dikenalkan di Poona pada tahun l873, meskipun permainan itu sendiri hanya berfungsi sebagai sarana pergaulan dan belum ada kompetisi. Mereka yang kembali ke Inggris kemudian lebih serius memainkan badminton. Merekalah - antara lain S. S. C. Dolby, J.H.E. Hart, Bagned Wild, dan G.W. Vidal - yang kemudian berangsur-angsur menyusun peraturan permainannya. Klub-klub pun muncul dan pada tahun 1893 mereka bersepakat membentuk Persatuan Badminton Inggris (Badminton Association of England) dalam suatu pertemuan di Southsea, Hampshire. Pada tahun 1898 diselenggarakan turnamen terbuka, khusus ganda, di Guilford. Inilah tahun pertama badminton memasuki era kompetisi. Setahun kemudian dilangsungkan kejuaraan All England. Pada yang pertama kejuaraan hanya berlangsung satu tanggal 4 April dengan mengambil tempat di London-Scottish Drill Hall di Buckingham Gate, London. Peraturan yang lengkap sendiri baru bisa disusun tahun 1901 . Di situ diatur antara lain tentang lapangan yang bentuknya seperti sekarang. Sebelum Perang Dunia I badminton memasuki masa emasnya. Majalah Badminton Gazette pun dibuat, tujuannya agar berita-berita badminton mendapat tempat yang lapang, tidak seperti sebelumnya yang hanya menjadi berita kecil di majalah tennis, The Field. Kejuaraan All England sendiri terus berlangsung dan hanya sempat terhenti tahun 1915-1919 karena terjadinya Perang Dunia I dan 1930- 1946 karena meletusnya Perang Dunia II.

Sebelum tahun 1900 badminton menyebar ke Irlandia dan Skotlandia pada tahun 1907 menyeberang ke jajahan Inggris yang jauh seperti Afrika Selatan, British Columbia (Kanada sekarang), dan bahkan Kepulauan Falklands (dikenal di sini dengan nama Kepulauan Malvinas) dan New York. Meski tahun 1908 berdiri klub di Hamburg, Jerman, tetapi perkem-bangan di daratan Eropa memang tidak menggembirakan. Pada tahun 1920-an badminton menyebar ke Eropa Utara, Amerika Utara, dan Asia. Tahun-tahun itulah badminton masuk Malaya (kini Malaysia dan Singapura). Juga tahun-tahun itulah badminton masuk Indonesia. Di Eropa, Denmark memberi warna tersendiri pada olahraga itu. Negeri ini menjadikan badminton sebagai olahraga musim dingin dan membuat fasilitas yang bagus dengan membuat lapangan di dalam gedung. Dalam sepuluh tahun, Denmark sudah menghasilkan juara All England. Yang menjadi pelopor di negeri itu adalah Hans dan Alksel Hansen. Keduanya berkeliling negeri itu mempopulerkan badminton dan bahkan kemudian ikut menyebarkan ke Norwegia dan Swedia.

Menyeberang Lautan Atlantik badminton hinggap di British Columbia tahun 1914 dan tahun 1920-an menyebar ke berbagai kota Kanada. Tahun 1921 Kanada mengadakan kejuaraan pertamanya. Badminton juga menyebar ke Amerika Serikat, dengan New York sebagai kota persinggahan pertama. Hollywood juga disinggahi, dan sempat dibuat film Good Badminton untuk mengembangkannya. Namun baru 1905 Badminton menarik banyak perhatian masyarakat. Tahun itu terselenggara Seri Dunia yang mempertemukan Jack Purcell dari Kanada dan Jess Willard dari AS. Sekitar 3000 penonton memadati gedung di Seattle ini, dengan Purcell menang 15-7, 15-6, 15-9 dalam pertandingan the best of five match. Penggemar pun makin banyak, tercatat di seluruh AS 20.000 pemain dan ini memungkinkan didirikannya pabrik kok sendiri. Tahun 1936 berdiri American Badminton Association. Kejuaraan pertama diselenggarakan tahun berikutnya.

Perkembangan badminton yang cepat menjadi olahraga dunia itu menuntut dibentuknya sebuah badan internasional. Pada bulan Juli 1934 dibentuk Federasi Bulutangkis Internasional (International Badminton Federation, IBF) dengan Inggris Raya (Inggris, Irlandia, Wales, dan Skotlandia), Denmark, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai negara pendiri.

Ke timur, perkembangan di India ternyata lebih lambat dibanding di Malaya. Negara jajahan Inggris ini membentuk Persatuan Badminton Malaya (Badminton Association of Malaya, kini Malaysia, BAM) tahun 1934. Perkembangan di Malaya cepat sekali. Pada tahun 1938 tercatat sekitar 25.000 pemain, hampir separuh jumlah di Inggri saat itu. Buku Badminton Malaysia, Sejarah dan Perjuangan yang ditulis Dr. A. Fadzin Che Wan (Ensimal(M)sdn Bhd 1993), menceriterakan badminton itu pada mulanya dimainkan di sekolah-sekolah misionaris yang terdapat di Pulau Pinang, Ipoh, Kuala Lumpur, Malaka, dan Singapura. Dicatat permainan itu masuk tahun 1809 di Pulau Pinang, dengan dimainkan oleh pegawai-pegawai East India Company (semacam VOC milik Inggris). Tahun 1885 para isteri pegawai memainkannya di Hotel E & O di Pulau Pinang ini. Tahun 1920-1923 Sir George Thomas melawat ke Pulau Pinang dan mendapatkan permainan itu sudah digemari masyarakat di situ. Tahun 1925 berdirilah Persatuan Badminton Pulau Pinang.

Badminton pun dengan cepat menyebar ke berbagai penjuru negara itu. Tahun 1930-an permainan itu makin terkenal dengan kepulangan pelajar-pelajar yang menuntut ilmu di Inggris. Tahun 1937 mereka sudah mengadakan Kejuaraan Terbuka Malaya dan tahun itu juga mereka bergabung dengan IBF. Ketika kejuaraan beregu Piala Thomas pertama kali diselenggarakan tahun 1948 Malayalah yang pertama merebutnya. Pemain Malaya yang pertama menjadi juara di All England adalah Wong Peng Soon pada tahun 1950.

Piala Thomas sendiri adalah sumbangan Sir George Thomas pada tahun 1939 setelah IBF menyepakati adanya sebuah kompetisi beregu putra. Sayangnya Perang Dunia II menghalangi pelaksanaan kejuaraan itu dan baru bisa berlangsung tahun 1948. Pada final di Queen's Hall di Preston tiga peserta bertarung: Denmark yang juara zona Eropa (menundukkan Inggris 8-1), Amerika Serikat yang juara zona Amerika (mengalahkan Kanada 8-1). Dan Malaya yang langsung ke final mewakili zona Pasifik mengalahkan AS 6-3 dan bertemu Denmark di final. Malaya menang 8-1. Mulailah dominasi Asia di cabang olahraga ini. Dalam sejarahnya yang sudah 22 kali dilangsungkan, tak sekali pun negara di luar Asia yang merebut Piala Thomas. Indonesia menjadi perebut terbanyak yaitu 13 kali diikuti Malaya/Malaysia lima kali dan Cina empat kali.

Ini berbeda dengan yang terjadi di kejuaraan beregu putri Piala Uber. Pada kompetisi untuk berebut piala dari Betty Uber yang mulai dilaksanakan tahun 1956 ini, Amerika Serikat menjadi juara tiga kali-tiga kali pertama kejuaraan itu. Selebihnya, 16 kali, negara-negara Asialah yang meraihnya. Cina paling banyak dengan tujuh kali, Jepang lima kali, dan Indonesia tiga kali.

Dalam percaturan di luar arena perlandingan, badan dunia bulutangkis sempat terpecah menjadi dua, IBF dan World Badminton Federation (WBF). Ini terjadi pada saat memuncaknya perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur. Dalam pertarungan organisasi bulutangkis dunia, Blok Timur yang dipelopori Republik Rakyat Cina (RRC), membentuk WBF sebagai saingan IBF. Indonesia, meski beradadi kawasan Timur lebih condong ke Blok Barat meski tidak memutuskan hubungan dengan BlokTimur. Indonesia bahkan aktif dalam usaha mempersatukan kembali kedua organisasi itu. Tahun 1981 disepakati WBF melebur menjadi satu dengan IBF.

Persatuan inilah yang memungkinkan bulutangkis maju ketingkat yang lebih tinggi : Olimpiade. Meski sempat menjadi olahraga eksibisi di olimpiade Muenchen tahun 1972 (Indonesia antara lain diwakili Rudy Hartono), tetapi baru tahun 1992 dijadikan cabang resmi Olimpiade. Hasilnya: Di Olimpiade Barcelona itu Indonesia mengantongi dua medali olimpiade. Inilah emas pertama Indonesia di arena akbar olahraga sejak keikutsertaan di Olimpiade Helsinki tahun 1948.

Arena pertandingan tingkat dunia lain perlu mendapat catatan tersendiri. Kejuaraan beregu campuran (putra-putri) yang mulai diselenggarakan tahun 1989 memakai nama Bapak Bulutangkis Indonesia, Sudirman. Ketika pertama kali dipertandingkan di Jakarta tahun 1989 itu, Indonesialah yang merebutnya. Sesudah itu Cina empat kali membawanya pulang dan Korea tiga kali.

Untuk kejuaraan perseorangan, kejuaraan dunia IBF menyelenggarakan pertama kali tahun 1977 dengan tuan rumah Swedia. Pada kejuaraan di Malmoe ini Indonesia hanya merebut satu gelar yaitu ganda putra. Baru pada tahun 10980 ketika kejuaraan berlangsung di Jakarta, Indonesia membuat catatan tersendiri: merebut seluruh lima nomor yang dipertandingkan. Pada kejuaraan dunia tidak resmi All England, Indonesia juga mencatatkan salah seorang pemainnya sebagai pemegang rekor, Rudy Hartono merebut gelar delapan kali, dengan tujuh kali berturut-turut pada tahun 1968 sampai 1976. Ia gagal mencetak delapan kali berturut-turut tahun 1975 karena di final kalah dari SvenPri dari Denmark.

Kini bulutangkis telah menjadi olahraga dunia. Mutu permainanpun makin tinggi. Orang tidak bisa main-main lagi jika ingin menjadi tingkat tertinggi. Asia memang tetap mendominasi, tetapi Eropa, melalui Denmark terutama mulai memiliki pola permainan yang tidak jauh berbeda dengan Asia. Asiapun harus waspada.

Sumber: Sejarah Bulutangkis Indonesia (PB. PBSI 2004)

Wallpaper Danau

Kamis, November 26, 2009 / Comments (0) / by bzet

Silakan download wallpaper di bawah ini !

Kode Jenis Plastik

Sabtu, November 21, 2009 / Comments (0) / by bzet

1. Jenis Pertama


Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/ transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

2. Jenis Kedua


Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. Jenis Ketiga


Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang
misalnya).

4. Jenis Keempat


Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah

a. Kuat,
b. Agak tembus cahaya,
c .Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
d. Pada suhu di bawah 600 C sangat resisten terhadap senyawa kimia,
e. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
f. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.

Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. Jenis Kelima


Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.
Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

6. Jenis Keenam


Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang.
Pun bila di daur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning jingga, dan meninggalkan jelaga.

7. Jenis ke tujuh


Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
a. SAN – styrene acrylonitrile,
b. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
c. PC - polycarbonate,
d. Nylon

Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.

Ketupat

Kamis, November 05, 2009 / Comments (0) / by bzet

Mungkin Anda tidak asing lagi dengan yang satu ini, Makanan ini banyak muncul pada saat hari raya Idul Fitri. Bentuknya yang khas dibalut dengan janur (daun kelapa muda) membuat banyak orang tertarik untuk mencicipinya. Ketupat biasanya disajikan dengan opor, sate, sayur lodeh, pecel, dsb.

Belum diketahui asal muasal makanan ini, namun menurut cerita makanan ini sudah ada di tanah jawa sejak jaman walisongo yang digunakan sebagai media dakwah

Tahukah anda di dalam ketupat yang unik itu terdapat filosofi, dari namanya saja ketupat berasal dari kata "Ketutup  Sing Papat" yang artinya tertutup empat perkara, yaitu :
1.  Menutup Mulut (makan, minum, & bergunjing)
2. Menutup Telinga (mendengar kata-kata kotor)
3. Menutup Mata &  Hati (melihat yang tidak baik serta perasaan iri dengki)
4. Menutup Kemaluan (Syahwat)

selain namanya, bentuknya yang segi empat juga mempunyai arti tersendiri, diantaranya :
1.  Mampu menguasai diri dari keburukan dari 4 penjuru
2. "Kiblat 4 lima pancer". Kemana saja menuju, pasti kembali ke satu tujuan yaitu Allah SWT


Ubanan di Usia Muda

Sabtu, Oktober 24, 2009 / Comments (0) / by bzet



Kala usia seseorang makin bertambah, otomatis daya regenerasi tubuhnya pun lambat laun akan berkurang. Salah satunya adalah rambut yang memutih alias ubanan. Allah SWT sengaja mendesain proses ubanan tersebut sebagai pengingat bagi manusia bahwa dirinya telah tua dan ajal pun semakin dekat. Uban atau rambut putih secara umum biasanya di sebabkan oleh matinya sel-sel kulit kepala. Nah, yang menarik dan sedikit aneh adalah ketika fenomena ubanan ini menyergap para kawula muda yang masih segar dan fisik yang prima. Mengapa hal itu bisa terjadi ? mari kita simak bersama !
Pada dasarnya gejala ubanan dini merupakan gejala pigmentasi. Pigmentasi sendiri, tidak selalu menyerang kulit, rambut pun juga dapat menjadi obyek sasarannya. Akibatnya rambut yang semula berwarna hitam berangsur-angsur menjadi putih. Sehingga, diperlukan zat pewarna rambut yang secara solid untuk dapat menutupi terjadinya pigmentasi.
Gejala pigmentasi yang terjadi pada orang sebelum berusia 30 tahun sebenarnya dapat terjadi pada semua orang. Permasalahan ini dapat di lihat dengan mulai adanya bercak-bercak putih pada rambut. bercak-bercak putih itu semakin lama semakin banyak. gejala kedua, rambut tidak kuat lagi menancap pada kulit kepala, terkena tarikan sedikit saja dapat membuatnya rontok. Sedangkan gejala lainya adalah berkurangnya kadar minyak pada rambut. Selain dua hal di atas, pigmentasi bisa terjadi padi seseorang yang memiliki masalh psikologis. Misalnya, seseorang yang sering merasa ketakutan dan banyak pikiran.
Uban muncul ketika rambut tidak lagi dapat menghasilkan melanin. Melanin terdapat pada follicle rambut. Follicle merupakan pelapis batang rambut bagian luar. Jika di akar dan  di dalam batang rambut tidak ada lagi melanin, warna rambut pada follicle akan berkurang secara korelatif. Belum diketahui secara pasti penyebab pigmentasi. Namun biasanya pigmentasi terjadi karena faktor genetika. Kasus ini merupakan kenyataan yang harus diterima meski usia masih remaja bahkan dibawah 20 tahun. Selain itu, pigmentasi juga disebabkan dari efek sinar matahari atau radiasi sinar Ultra Violet (UV). Radiasi UV dapat mempengaruhi produktivitas melanin pada rambut.
            Beberapa penyebab ubanan dini adalah kekurangan vitamin B dan zat besi, asap rokok dan polusi, salah perawatan, efek radiasi pada penderita kanker, gaya hidup yang tidak sehat seperti ; merokok, minum minuman beralkohol dan begadang. Keadaan inilah yang menyebabkan keadaan daya tahan rambut terhadap sesuatu yang menjangkitnya termasuk ubanan mudah masuk. Tak hanya ubanan, mungkin permasalahaan rambut (ketombe, rontok, dll) akan sering muncul tatkala tidak dilakukan perawatan secara intensif.
Terkait dengan warna rambut sendiri, bahwasanya dengan memutihnya rambut, maka kekuatan rambut akan semakin melemah. Melemahnya kekuatan rambut ini juga disebabkan mengerutnya sel kulit seseorang karena faktor usia. Yang diserang pertama kali adalah akar rambut, dan sedikit demi sedikit akan menyebar ke seluruh bagian rambut termasuk pigmen. kita dapat mengetahui tanda-tanda rambut akan mengalami kerontokan dimana pigmen yang lemah (warna memudar) berpengaruh terhadap kekuatan rambut.
Tindakan preventif untk menghindari ubanan adalah dengan perawatan dan pemberian suplemen pada rambut secara intensif. Tentu saja hal ini juga harus dibarengi dengan petunjuk dokter. Di samping perawatan medis, juga diperlukan perawatan dari ahli rambut.  karena merekalah yang mengetahui jenis-jenis rambut tertentu yang cocok pada shampo tertentu. Pemakaian yang tepat akan berdampak baik pada rambut begitu pun sebaliknya.
Terkait dengan kontinuitas perawatan rambut, hal ini penting di lakukan oleh seseorang apabila menginginkan rambutnya tumbuh sehat dan kuat. Beberapa nutrisi yang sangat bermanfaat bagi pembentukan kulit dan follicle rambut diantaranya adalah vitamin, asam amino, protein, dan sebagainya. Seperti halnya dengan sebuah system, zat-zat tesebut sifatnya saling mendukung. Adakalanya suatu zat tidak mampu mengatasi gejala suatu hal dari rambut, maka fungsi yang tidak dapat dilakukanya akan digantikan peranannya oleh sub system yang lain. Namun tentu saja, untuk mendapatkan berbagai macam zat yang diperlukan kulit dan rambut ini, kurang praktis apabila dikonsumsi secara terpisah. Saat ini, banyak sekali nutrisi untuk menguatkan rambut baik dalam bentuk tablet, kapsul dan semacamnya.



Ditiru Sistem Kerja Peyulingan Minyak

Minggu, Oktober 11, 2009 / Comments (0) / by bzet



Kita memperoleh energi yang kita butuhkan untuk kerja tubuh dari berbagai makanan dan minuman. Akan tetapi, setiap makanan yang kita makan, misalnya nasi,daging, sayur, perlu dicerna dulu agar dapat siap digunakan oleh tubuh. Makanan-makanan ini digunakan oleh sel-sel tubuh setelah dicerna. Protein yang terkandung di dalam daging misalnya, sangat penting untuk pertumbuhan sel dan tentu juga untuk tubuh.
Sekarang ini mari kita kenang kembali ketika kita masih bayi. Berat kita sekitar 2-3 Kg ketika lahir. Berat kita ini meningkat hinggga 30-35 Kg ketika berumur 10 tahun, menjadi 40-50 Kg ketika berusia 15 tahun dan 50-60 Kg ketika berusia 20-25 tahun. Berapakah berat anda sekarang.............?
Yang menyebabkan perbedaan sangat besar ini adalah karena sari makanan yang kita makan bersatu pada tubuh seiring waktu. Beberapa dari makanan ini memberikan energi yang diperlukan untuk beraktifitas seperti belajar, berlari ,sholat, bahkan berkelahi, sedangkan lainya bersatu membentuk daging dan tulang. Zat-zat buangan dikeluarkan dari tubuh. Seluruh proses ini dilakukan oleh sistem pencernaan kita. Alat-alat tubuh dan kelenjar yang terdiri atas lambung, usus, dan pankreas berperan dalam pencernaan.
Sistem kerja pencernaan mirip sistem kerja penyulingan minyak. Minyak mentah yang tiba di penyulingan adalah bahan baku yang diproses lagi oleh mesin dan disuling sehingga bisa digunakan. Makanan yang kita makan adalah bahan baku pada tahap pertama dan kemudian diproses di dalam lambung sehingga dapat digunakan oleh tubuh. Setelah dilumatkan di dalam lambung dan usus, makan siap digunakan sebagai sari makanan untuk sel-sel dan diantarkan pada bagian-bagian yang membutuhkan dalam tubuh melalui pembuluh darah.
Satu zat asal diproses dalam penyulingan minyak bumi, lalu berbagai produk misalnya bensin atau solar berasal dari zat-zat ini. Demikian pula halnya dengan zat-zat dalam makanan yang dihancurkan menjadi lemak, gula, dan karbohidrat di dalam lambung.

Tapi ingat bahwa yang terjadi di dalam lambung setelah kita makan nasi goring yang lezat jauh lebih rumit dibandingkan yang terjadi di dalam penyulingan minyak. Bahkan, kerja pencernaan ini tidak terjadi di pabrik yang besar, melainkan dalam daerah yang sangat kecil yaitu di dalam tubuh kita. Mahahebat Allah yang menciptakan tubuh kita.


Tahukah Engkau...............

Panjang total saluran pencernaan yang dilalui makanan adalah 10 meter. saluran ini 6-7 kali lebih panjang dari rata-rata tinggi manusia dan begitu mengagumkan bisa dimasukkan ke dalam tubuh kita. Bagaimana sluran sepanjang itu bisa di tempatkan di dalam tubuh manusia ? Tentu saja Allah. bukan dokter, artitek, atau ibu-ayah kita. Subhanallah.........

Al-Falah/juli/2009/30

Sering Kentut

Sabtu, Oktober 10, 2009 / Comments (0) / by bzet


Kentut atau flatuensi merupakan sebuah anugrah yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Tanpa bisa kentut, mungkin kita sudah masuk rumah sakit karena pencernaannya tergangu. Maka, bersyukurlah kita masih bisa kentut.


Permasalahannya adalah tatkala kentut keseringan. Kita pasti merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti itu. Di saat sholat, tiba-tiba di bagian belakang tubuh kita merasakan keluarnya udara dari dalam tubuh, sehinggga terpaksa kita harus mengulangi wudhu lagi. Lalu, apa penyebab kentut yang keseringan dan bagaimana cara mengatasinnya ? mari kita simak bersama.


Komposisi kentut dalam tubuh manusia sangat bervariasi dan tergantung dari makanan yang dikonsumsinya. Berawal dari udara yang mengandung oksigen lalu masuk ke dalam tubuh, udara tersebut diabsorpsi oleh tubuh menjadi nitrogen sebelum sampai di usus. Di dalam usus terjadi reaksi kmia antara asam perut dan cairan usus sehingga menghasilkan gas karbondioksida. Di samping itu, bakteri juga berperan dalam pembusukan zat makanan yang ada di dalam perut.


Proses terjadinya kentut berawal dari gerakan peristaltik (meremas) yang ada di dalam usus besar. Dalam gerakan peristaltik ini, usus mendorong isinya untuk bergerak ke bawah. Tekanan di sekitar anus menjadi lebih rendah. Gerakan peristaltik usus menjadikan ruang rahim menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.


Selain itu, kentut sendiri terjadi karena kita terlalu banyak makan makanan yang mengandung protein tinggi. Makin banyak protein yang dikonsumsi maka makin banyak pula kentut yang dikeluarkan. Zat protein sendiri terbagi menjadi 2 macam, ada protein nabati dan hewani. Dua-duanya memiliki potensi yang sama dalam menciptakan kentut.


Kembali ke masalah kentut, karena semakin banyak asupan dari protein tadi sehingga menyebabkan semakin banyak gas yang dikeluarkan. Gas ini bisa bermacam-macam bentuknya dan yang terbesar berupa H2S (Hidrogen Sulfida) yang merupakan gas sisi kotoran dari makanan yang dikonsumsi. Di samping Hidrogen Sulfida, kentut juga mengandung zat markaptan. Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan, maka makin banyak pula sulfida dan markaptan yang diproduksi oleh bakteri dalam perut. Nah, yang mencium baunya inilah akan merasakan „aroma khas“ dari kentut seseorang. Kentut sendiri akan berbau tambah busuk mankala ditahan dan kemudian dikeluarkan.


Problem sering kentut ini sering disebabkan oleh penyempitan ruang usus besar. Ini sering terjadi pada orang-orang yang tengah lapar atau sedang berpuasa. Ketika ruang menyempit maka gerakan peristaltiknya juga akan semakin pelan, maka proses mendorong gas dari usus besar akan semakin sering. Karena sering inilah, teradi penumpukan gas yang menyebabkan seseorang menjadi sering kentut.


Selanjutnya, kentut bisa terjadi karena proses makan seseorang yang lebih sering. Keadaan ini banyak kita jumpai pada orang-orang yang berada di daerah dingin. Ketika suhu udara dingin, pola perilaku seseorang dalam mengkonsunsi makanan menjadi lebih aktif. Otomatis, proses pengolahan makanan di dalam usus besar juga menjadi lebih banyak. Pengolahan makanan yang lebih banyak ini menyebabkan gas-gas sisa yang dikeluarkan menjadi lebih banyak pula.


Namun demikian dibalik semua ciptaanNya pasti terkandung rahasia yang telah menjadi hukum alam. Wallahu’alam bis shawab.






Oase/sept 2009/15